Namanya Fayza. Dia
selalu dipanggil Fay. Dia memiliki 3 teman dekat. Mereka adalah anak anak dari pengusaha kaya. Kelakuan
mereka hanya berfoya-foya menghabiskan uang orang tua mereka. Mereka tidak
menyukai salah satu teman sekelasnya. Sebut saja Tania. Karena menurut mereka,
ia sangatlah culun. Selain itu pekerjaan orangtuanya hanyalah sebagai karyawan
di perusahaan kecil.
“Gimana gimana? Udah
nemu gaun yang oke?” ujar Fay. Fay dan temamn temannya sedang melihat koleksi
gaun pesta disebuah toko online. Ya, Fay dan ketiga temannya itu sering
berbelanja online.
“Eh, gaun ini
kelihatannya bagus!” ucap Tami sambil menunjuk layar notebooknya, Fay buru buru
menoleh kearah notebook dan mamandangi foto gaun tersebut. “Tapi Tam,
jahiatnnya gak rapih gitu.” Jawab Fay. “Lihat ditoko langgananku aja!” saran
Fay kepada teman-temannya.
Mereka langsung
melihat-lihat foto gaun yang ada di toko online tersebut. Ya, mereka akan pergi
ke pesta ulang tahun Hilda. Akhirnya mereka mendapatkan gaun yang cocok untuk
dipakai untuk kepesta tersebut. Kecuali Salma. Katanya sih gak ada yang cocok. Jadi
saat pulang sekolah, mereka merencanakan untuk pergi ke mal. Tenang, mereka
selalu membawa baju ganti kesekolah.
Setelah bel
pulang berbunyi, mereka bergegas menuju toilet sekolah. Setelah itu langsung
menuju mal. Saat Salma sedang mencari gaun, Mama Fay menelpon. “Halo,Ma?”Fay
mengangkat telpon. “Fay” kata Mama dengan suara serak. “Kenapa Ma?, Mama lagi
gak enak badan?”ucapnya khawatir. “ Papa msuk rumah sakit fay, kamu cepat
kesini” jawab Mama Fay.
Fay bergegas
untuk pergi kerumah sakit. Sampai di rumah sakit mama menceritakannya. Papa masuk
rumah sakit gara gara serangan jatung. Perusahaan yang papa kelola bangkrut.
Berita tentang
bangkrutnya perusahaan papa sudah menjadi berita utama pagi itu. Saat sampai di
kelas, Fay menyapa teman temanya, tetapi teman teman Fay mengacuhkannya. Fay bertanya
kepada teman temannya tersebut, “Kenapa kalian ngejauh?”tanya Fay. “perusahaan
papamu sudah bangkrut, derajat kita udah beda!”jawab Salma. Fay tidak menyangka
bahwa teman temannya hanya memanfaatkan kekayaan orangtuanya saja.
Setelah kejadian
itu tidak mau ada yang berteman dengan Fay, tetapi ada satu orang yang ingin
menjadi teman Fay, yaitu Tania. Si gadis culun berkacamata itu. Fay mencoba
untuk membuka toko online. Teryata toko online langganannya itu adalah toko
Tania. Tetapi teman sekelasnya tidak ada yang tahu bahwa itu toko Tania. Walaupun
Fay sering jatuh, tetapi ia terus bersemangat untuk mengelola toko onlinenya ya
walaupun dibantu Tania.
Sekarang Fay
sadar bahwa menilai orang itu tidak
hanya dari luarnya saja. Orang yang berpenampilan modis belumtentu hatinya
baik. Dan begitupun sebaliknya. Jangan pernah meremehkan orang lain, karena
hidup ini terus berputar. Jangan merasa bangga dengan apa yang kita miliki
sekarang. dan jangan lupa untuk selalu bersyukur.
Dan inilah kisah hidup Fay. bagaimana dengan kalian?
Karya : Orinthia Lee