Selasa, 19 April 2016

I'mpossible

Namanya Fayza. Dia selalu dipanggil Fay. Dia memiliki 3 teman dekat.  Mereka adalah anak anak dari pengusaha kaya. Kelakuan mereka hanya berfoya-foya menghabiskan uang orang tua mereka. Mereka tidak menyukai salah satu teman sekelasnya. Sebut saja Tania. Karena menurut mereka, ia sangatlah culun. Selain itu pekerjaan orangtuanya hanyalah sebagai karyawan di perusahaan kecil.

“Gimana gimana? Udah nemu gaun yang oke?” ujar Fay. Fay dan temamn temannya sedang melihat koleksi gaun pesta disebuah toko online. Ya, Fay dan ketiga temannya itu sering berbelanja online.

“Eh, gaun ini kelihatannya bagus!” ucap Tami sambil menunjuk layar notebooknya, Fay buru buru menoleh kearah notebook dan mamandangi foto gaun tersebut. “Tapi Tam, jahiatnnya gak rapih gitu.” Jawab Fay. “Lihat ditoko langgananku aja!” saran Fay kepada teman-temannya.

Mereka langsung melihat-lihat foto gaun yang ada di toko online tersebut. Ya, mereka akan pergi ke pesta ulang tahun Hilda. Akhirnya mereka mendapatkan gaun yang cocok untuk dipakai untuk kepesta tersebut. Kecuali Salma. Katanya sih gak ada yang cocok. Jadi saat pulang sekolah, mereka merencanakan untuk pergi ke mal. Tenang, mereka selalu membawa baju ganti kesekolah.

Setelah bel pulang berbunyi, mereka bergegas menuju toilet sekolah. Setelah itu langsung menuju mal. Saat Salma sedang mencari gaun, Mama Fay menelpon. “Halo,Ma?”Fay mengangkat telpon. “Fay” kata Mama dengan suara serak. “Kenapa Ma?, Mama lagi gak enak badan?”ucapnya khawatir. “ Papa msuk rumah sakit fay, kamu cepat kesini” jawab Mama Fay.

Fay bergegas untuk pergi kerumah sakit. Sampai di rumah sakit mama menceritakannya. Papa masuk rumah sakit gara gara serangan jatung. Perusahaan yang papa kelola bangkrut.

Berita tentang bangkrutnya perusahaan papa sudah menjadi berita utama pagi itu. Saat sampai di kelas, Fay menyapa teman temanya, tetapi teman teman Fay mengacuhkannya. Fay bertanya kepada teman temannya tersebut, “Kenapa kalian ngejauh?”tanya Fay. “perusahaan papamu sudah bangkrut, derajat kita udah beda!”jawab Salma. Fay tidak menyangka bahwa teman temannya hanya memanfaatkan kekayaan orangtuanya saja.

Setelah kejadian itu tidak mau ada yang berteman dengan Fay, tetapi ada satu orang yang ingin menjadi teman Fay, yaitu Tania. Si gadis culun berkacamata itu. Fay mencoba untuk membuka toko online. Teryata toko online langganannya itu adalah toko Tania. Tetapi teman sekelasnya tidak ada yang tahu bahwa itu toko Tania. Walaupun Fay sering jatuh, tetapi ia terus bersemangat untuk mengelola toko onlinenya ya walaupun dibantu Tania.


Sekarang Fay sadar bahwa menilai  orang itu tidak hanya dari luarnya saja. Orang yang berpenampilan modis belumtentu hatinya baik. Dan begitupun sebaliknya. Jangan pernah meremehkan orang lain, karena hidup ini terus berputar. Jangan merasa bangga dengan apa yang kita miliki sekarang. dan jangan lupa untuk selalu bersyukur.

Dan inilah kisah hidup Fay. bagaimana dengan kalian?

Karya : Orinthia Lee

Tidak ada komentar:

Posting Komentar